Dharma

Randevu
di rumah itu aku slalu bertemu denganmu
kau setia menunggu, berharap ku tak terlambat waktu
di beranda itu kau sering terbaring di sampingku
bercanda sengaja membuat mereka cemburu
tapi bukan aku lagi yang duduk disitu…
di peraduanku… aaah…
disudut itu kita biasa berbincang bersama
di meja yang s’lalu sama dimana kita nikmati nuansa
keramaian kota serasa hanya berdua
temani mu menunggu waktu larut malammu
tapi bukan aku lagi, dia menggantikan aku
di peraduan penuh kenangan kita pernah lalui hari
tempat yang telah menjadi saksi
pernah kita menyatukan janji
janji yang telah engkau ingkari…

This entry was published on May 26, 2012 at 3:45 pm. It’s filed under Lyrics and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Speak Your Mind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: