Klasifikasi Perkiraan

  • Aktiva (assets). Semua harta atau kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan, karena begitu banyak, maka kekayaan tersebut dikelompokkan seperti berikut ini:
  1. Aktiva lancar (current assets) yaitu harta berupa uang tunai, yang cepat menjadi uang, atau yang cepat menjadi biaya dalam waktu kurang dari satu tahun. Contoh:
    1. Kas (Cash)
    2. Efek/Surat-surat berharga (marketable securities)
    3. Piutang dagang (account receivable)
    4. Piutang wesel/wesel tagih (notes receivable)
    5. Persediaan barang dagangan (inventory of merchandise)
    6. Pendapatan yang masih harus ditagih (accruad revenue)
    7. Biaya dibayar dimuka (prepaid expense)
    8. Perlengkapan (supplies)
    9. Aktiva tetap (Fixed assets) yaitu harta yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat dipakai lebih dari satu tahun. Aktiva tetap ada 3 macam:
      1. Investasi jangka panjang (investmen in…)

1)       Investasi dalam saham PT. Aan (Investment in stock PT Aan)

2)       Investasi dalam obligasi PT. Alfino (Investment in bonds PT Alfino)

  1. Aktiva tetap berwujud

1)       Tanah (Land)

2)       Gedung/Bangunan (Building)

3)       Mesin-mesin (Machinery)

4)       Inventaris/Peralatan (Furniture and Fixetures)

5)       Truk Pengangkutan (Delivery Truck)

  1. Aktiva tak berwujud

1)       Goodwill

2)       Patent (hak yang diberikan kepada pembuat pertama suatu barang)

3)       Merk dagang (hak yang diberikan kepada pemilik merk atas barang)

 

  • Kewajiban (Liabilities). Hutang perusahaan kepada pihak lain yang harus dibayar. Dikelompokkan menjadi 2, yaitu:
  1. Hutang Lancar (Current Liabilities), hutang yang pelunasannya kurang dari 1 tahun. Contoh:
    1. Hutang Dagang (Account Payable): Hutang Tanpa Perjanjian
    2. Hutang Wesel/Wesel Bayar (Notes Payable): Hutang dengan Perjanjian
    3. Biaya-biaya yang masih harus dibayar (Accruad Expenses), contoh:

i.      Listrik yang masih harus dibayar (Electricity Payable)

ii.      Gaji yang masih harus dibayar (Salaries Payable)

  1. Pendapatan Diterima dimuka (Unearned Revenue), contoh:

i.      Sewa diterima dimuka (Unearned Rent Revenue)

ii.      Bunga diterima dimuka (Unearned Interest Revenue)

  1. Hutang Jangka Panjang (Long Term Debt), hutang yang pelunasannya lebih dari 1 tahun. Contoh:
    1. Hutang Hipotik (Mortage Payable), hutang yang disertai jaminan aktiva tetap tak bergerak.
    2. Hutang Obligasi (Bonds Payable), hutang dengan surat pengakuan hutang.
    3. KIK (Kredit Investasi Kecil)

 

  • Modal (Equity). Hak para pemilik perusahaan yang ditanamkan kedalam perusahaan.
  • Pendapatan (Revenue). Pendapatan adalah penghasilan yang diperoleh perusahaan selama satu periode.

Beban (Expense). Beban adalah pengorbanan ekonomis yang dikeluarkan selama satu periode.

This entry was published on October 3, 2012 at 2:25 am. It’s filed under Akuntansi (Accounting), For Class and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Speak Your Mind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: