SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

  • Pencatatan Pembelian

Pembelian barang dagang bisa dilakukan secara tunai maupun kredit. Perusahaan biasanya memberlakukan Syarat Pembayaran (Terms of Payment) untuk setiap pembelian, contohnya “1/15, n/30”, yaitu bila pembayaran dilakukan 15 hari atau kurang, dari tanggal beli, maka akan mendapat potongan 1% dari harga faktur, dan pelunasan paling lambat dilakukan 30 hari dari tanggal beli.

Ada dua metode untuk mencatat barang dagangan yaitu dengan Metode fisik (dicatat pada perkiraan “Pembelian/Purchase”), atau dengan Metode Perpetual (dicatat pada perkiraan “Persediaan Barang Dagang/Inventory”).

Dalam proses pengangkutan barang yang dibeli, harus ditentukan terlebih dahulu pihak yang menanggung biaya angkut. Jika biaya angkut ditanggung pembeli, maka akan dicatat di perkiraan “Biaya Angkut Masuk/Freight In”.

Jika barang dikembalikan (Retur Pembelian) atau mendapat pengurangan harga, maka pembeli mengirimkan Nota Debet (Debet Memorandum) sebagai bukti hutang pembeli yang didebit. Sedangkan penjual akan  mengirimkan Nota Kredit (Credit Memorandum) sebagai bukti piutang pembeli yang dikredit. Kasus tersebut akan dicatat dalam “Retur Penjualan dan Pengurangan Harga/Purchases Return and Allowances” di sebelah kredit

  • Pencatatan Penjualan

Penjualan barang dagangan dapat dilakukan secara tunai maupun kredit. Dan dicatat pada akun “Penjualan/Sales”. Perusahaan dapat menentukan Syarat Pembayaran pula dalam penjualan barang dagang.

Jika barang yang diterima kembali karena rusak, atau perusahaan ingin memberikan pengurangan harga, maka akan dicatat pada perkiraan “Retur Penjualan dan Pengurangan Harga/Sales Return and Allowances” di sebelah debet.

  • Harga Pokok Penjualan

Harga Pokok Penjualan dihitung untuk menentukan Laba atau Rugi perusahaan dagang.

  • Penyesuaian Persediaan Barang Dagang

Jika menggunakan metode pisik, pembelian dan penjualan serta retur dicatat pada perkiraan sendiri sendiri, bukan pada perkiraan persediaan barang dagang. Sehingga perkiraan Persediaan barang dagang sampai dengan akhir periode masih tercatat sebagai nilai awal, maka perlu dibuat penyesuaian agar barang yang tercatat sesuai nilai akhir. Klik disini untuk cara menyesuaikan barang dagangan.

  • Penyusunan Neraca Lajur
  • Pembuatan Laporan Keuangan
  • Jurnal Penutup

Contoh Pengerjaan Soal Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang dan Jasa

This entry was published on October 3, 2012 at 2:26 am. It’s filed under Akuntansi (Accounting), For Class and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Speak Your Mind

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: